Poltekkes Kemenkes Maluku Kukuhkan 457 Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan melalui Prosesi Capping DayPoltekkes Kemenkes Maluku Kukuhkan 457 Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan melalui Prosesi Capping

  • Admin Website
  • Disukai 0
  • Dibaca 9 Kali
Capping Day

Ambon, 23 April 2026 – Poltekkes Kemenkes Maluku resmi mengukuhkan 457 mahasiswa Jurusan Keperawatan dan Kebidanan Tahun Akademik 2025/2026 melalui prosesi Pemasangan Kap dan Atribut (Capping Day) sebagai simbol dimulainya perjalanan profesional mahasiswa menuju dunia praktik klinik dan pelayanan kesehatan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 23 April 2026 ini diselenggarakan secara luring di Aula Pendidikan Christina Martha Tiahahu (Rumah Basudara), Ambon, serta diikuti secara daring oleh mahasiswa Program Studi Keperawatan Tual, Program Studi Keperawatan Masohi, dan Program Studi Kebidanan Saumlaki, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti prosesi secara serentak.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku, Dr. Betty A. Sahertian, S.Pd., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Capping Day merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan pendidikan tenaga kesehatan. Prosesi ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan ritus profesional yang menandai kepercayaan institusi kepada mahasiswa untuk mulai mengemban tanggung jawab sebagai calon tenaga kesehatan yang akan berhadapan langsung dengan pasien dan masyarakat. "Pemasangan kap dan atribut bukan hanya simbol, tetapi juga amanah. Mulai hari ini, mahasiswa membawa nama baik institusi sekaligus profesi. Oleh karena itu, jagalah integritas, junjung tinggi etika profesi, serta utamakan keselamatan pasien dalam setiap tindakan pelayanan kesehatan," pesan Direktur kepada seluruh mahasiswa.

 

Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat melalui serangkaian kegiatan yang sarat makna, diawali dengan pembakaran lilin Florence Nightingale sebagai simbol pengabdian, kepedulian, dan semangat pelayanan kepada sesama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengucapan janji mahasiswa, pemasangan kap dan atribut secara simbolis, serta doa bersama sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika profesi, dan mengutamakan prinsip patient safety dalam setiap praktik pelayanan kesehatan.

 

Momentum Capping Day tidak hanya menjadi penanda kesiapan mahasiswa memasuki praktik klinik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa profesi tenaga kesehatan menuntut kompetensi, empati, disiplin, dan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui pengalaman praktik klinik, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional yang telah diperoleh selama proses pembelajaran. Dengan dikukuhkannya 457 mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Maluku kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan berdaya saing, serta siap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di Provinsi Maluku dan Indonesia pada umumnya. Prosesi ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk mengabdikan ilmu dan keterampilannya demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.