, 02 September 2019 08:33 WIB
WISUDA POLTEKKES KEMENKES TA 2019
Diposting oleh : Idris Fajrin Ambon. Kategori: Direktorat - Dibaca: 27 kali.


POLITEKNIK Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan Provinsi Maluku mengukuhkan 754 wisudawan/wisudawati tahun akademik 2018-2019. 

Pengukuhan itu digelar dalam sidang senat terbuka wisuda dan angkat \\nsumpah program diploma tiga (DIII) kesehatan lulusan Poltekes Kemenkes \\nMaluku di Aula Universitas Pattimura, Ambon, Selasa (27/8).

Wisuda dihadiri Asisten II Pemprov Maluku, Frona Koedubun mewakili \\nGubernur Maluku Murad Ismail, Kabid SDM Dinkes Maluku, Tandrian Ricardo \\ndan Forkopimda Maluku.

Direktur Poltekes Kemenkes Maluku, Hairudin Rasako S.KM.,M.Kes \\nmengatakan, dua kategori yang diwisuda, yakni reguler dan RPL. Reguler \\nberjumlah 756 orang, sementara RPL 313 orang. Total keseluruhan \\nberjumlah 1.069 orang.

Kategori reguler diisi lima jurusan dengan tiga program studi diluar \\ndomisili, yaitu keperawatan, kesehatan lingkungan, gizi, kebidanan dan \\nanalisis kesehatan. Sedangkan kategori RPL tiga jurusan, yaitu \\nkeperawatan, kebidanan dan kesehatan lingkungan. “Insya Allah tahun \\ndepan ditambah untuk jurusan gizi,” kata Rasako.

Dikatakan, wisuda bukanlah akhir bagi lulusan hari ini. Sebab, khusus\\n bagi kategori reguler akan menempuh ujian kompetensi. “Reguler harus \\nsiap secara material untuk menghadapi ujian dimaksud,” ujarnya. 

Ujian kompetensi adalah tanggungjawab yang harus diikuti kategori \\nreguler karena dengan surat tanda registrasi dari ujian tersebut akan \\nmenjadi persyaratan untuk lulusan kesehatan DIII mengabdikan diri ke \\nmasyarakat.

“Harapannya semoga lulusan pada kategori reguler ini sudah siap \\nmenghadapi ujian kompetensi. Mengapa? karena wisuda bukanlah akhir bagi \\nmereka. Mereka punya tanggungjawab untuk mengkuti uji kompetensi. Sebab \\njika tidak, mereka tidak bisa mengabdikan diri ke masyarakat. Bisa \\nsampai pada tingkat itu apabila lulusan yang bersangkutan sudah memiliki\\n surat tanda registrasi. Itu syarat yang harus diikuti oleh setiap \\nlulusan DIII kesehatan di seluruh Indonesia,” kata Rasako. 

Sementara untuk RPL, Rasako menjelaskan, lulusan dari kategori ini \\ntugasnya belajar. Itu kewajiban yang diamanatkan undang-undang. Mereka \\npada kategori ini harus ikuti proses pembelajaran selama dua semester \\ndalam satu tahun. 

“Untuk anggarannya sudah diberikan langsung oleh pemerintah kepada \\nmereka. Pada RPL ini, Alhamdulilah sudah dua angkatan yang diwisuda \\ntahun ini,” tandasnya.

Menghadapi ujian kompetensi, kata Rasako, pihaknya telah menyiapkan \\nstrategi. Poltekes Ambon akan mendatangkan narasumber dari pusat terkait\\n uji kompetensi. Strategi ini penting agar lulusan yang akan menghadapi \\nujian itu benar-benar siap dan percaya diri.

Rasako menambahkan, akreditasi jurusan pada Poltekes Kemenkes Maluku,\\n berdasarkan surat keputusan Lampetekes tahun 2018, telah diterbitkan SK\\n delapan jurusan pada Poltekes dengan akreditasi B. “Akreditasi ini \\ntentunya sudah memenuhi standar,” katanya. Sementara akreditasi \\ninstitusi, masih berproses. “Rencananya pada Desember 2019 mendatang. \\nUntuk SKnya, juga diperoleh dari Lampetekes,” tukas Rasako. (MG3)

sumber : www.kabartimurnews.com